Wednesday, June 5, 2013

Nyaris ke Belanda

Masih ingat dong dengan tulisan saya yang ini dan yang ini? *iya kalau ada yang baca Guh* 2 tulisan saya ini saya ikutkan ke Kompetiblog2013 yang diadakan oleh NESO Indonesia bulan April lalu, dan Alhamdulillah salah satunya terpilih jadi salah satu finalis di Kompetiblog 2013. HUWOOOH!!! Sejak saat itu, saya mulai excited lalu-lalang liatin blog-nya Kompetiblog2013 untuk lihat informasi siapakah yang menjadi pemenang di kompetisi ini. Kompetiblog2013  ini menarik sekali, kita sebagai pesertanya 'cuma' diminta untuk nulis tulisan dan dipublikasikan tentang suatu tema yang berkaitan dengan Belanda. Publikasinya bisa di blog, notes facebook, dll, ya pokoknya bisa dibaca sama orang banyaklah. Kerennya lagi, hadianya itu lho... tebak apa coba??? 

jeng... jeng...
BEASISWA SUMMER SCHOOL KE UTRECH, BELANDA!!!

Sebagai seorang yang terobsesi sangat ingin banget bisa memijakkan kaki ke belahan dunia lain, rasanya pantang sekali jika saya menolak untuk mendaftar ke kompetisi ini. Saya benar-benar serius untuk bisa menghasilkan tulisan yang terbaik. Saya mulai dengan riset kecil-kecilan soal tema yang diusung panitian Kompetiblog 2013, temanya tahun itu 'Be Pioneering'. Saya sampe bela-belain begadang malah dan mengalokasikan waktu minimum 2 jam dalam sehari untuk riset dan mulai menulis. Sangking kebut-kebutannya nulis, tulisan pertama saya jadi dalam waktu sehari/dua hari. Tapi saya-nya nggak begitu yakin dengan tulisan yang pertama, akhirnya saya coba ulangi riset sambil kemana-mana mikirin ide tulisan yang menarik. Terngiang-ngiang di kepala saya kalau tulisannya harus keluar arus dari banyak tulisan yang lain, bahasanya anak sekarang sih antimainstream gitu, hehe. Lebih dari itu, saya hampir baca satu-per-satu tulisan yang judulnya menarik, just in case kalau ide tulisan saya yang kedua udah ada yang buat. Mungkin kemungkinannya kecil, tapi siapa tau kan? :D

*sehari dua hari berlalu*

*seminggu berlalu*

Lebih dari seminggu saya berkutat dengan ide di kepala saya, akhirnya saya mulai juga menulis. "Basmallah sajalah" pikir saya waktu itu. Saya benar-benar menulis dengan sepenuh hati untuk tulisan yang kedua ini, penuh perhitungan, dan riset. hahaha. Seingat saya, nggak nyampe 1 jam menjelang dateline, saya submit tulisan saya yang kedua yang berjudul "Netherlands: The Land of I.D.E.A" kepada panitia Kompetiblog2013. Lega akhirnya kelar juga :D

28 Mei 2013

Seperti yang saya ceritakan di awal, ternyata tulisan saya yang kedua menjadi finalis di ajang Kompetiblog 2013. Seneng dong pasti, tapi masih deg-degan apakah saya bisa menjadi pemenangnya. 28 Mei 2013 saya dikirimkan email undangan oleh panitia untuk menghadiri pengumuman dan penyerahan hadiah Kompetiblog di Jakarta. Err~~~ saat itu saya masih bergelut dengan kerjaan kantor yang banyak sekali di Pekanbaru, maklum kalau jadi programmer mesti dikejar dateline T,T *malah curhat*, jadinya saya kirim email balik ke panitia bahwa saya nggak bisa hadir ke Jakarta karena alasan domisili saya yang jauuuuuhhh sekali dari Jakarta. Sebernya saya pengen, tapi tiket pesawatnya mahal sekali, jadi saya nunggu pengumuman via email atau website saja sambil berdoa semoga saya jadi pemenangnya.

5 Juni 2013

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Saya antusias sekali hari itu, meski nggak bisa langsung hadir ke Kantor NESO Indonesia di Menara Jamsostek Jakarta, saya tetap semangat untuk mengetahui pemenangnya. Saya pantau live report dari twitter NESO Indonesia ... agak siangan gitu, akhirnya saya tau bahwa saya tidak terpilih sebagai salah satu dari 2 orang beruntung yang mendapatkan kesempatan untuk bisa study di Belanda. Yahh... kecewa sih, tapi saya nggak sepenuhnya juga kalah karena ternyata saya nyaris saja bisa ke Belanda kalau-kalau hadiah Summer School-nya buat 3 orang pemenang #ngarep. Saya ternyata juara 3 lho. Informasi pemenangnya ada disini. Meski belum dapat beasiswanya, saya dikirimin hadiah hiburan oleh NESO Indonesia sebuah Tablet Samsung Galaxy Tab2. Alhamdulillah. Saya tetap bersyukur banget, meski Allah SWT belum mengizinkan saya pergi ke Belanda tahun ini, tapi dibalik ini semua pasti ada hikmahnya, yang saya yakini bahwa Allah sedang mempersiapkan sesuatu hal yang lebih baik dari ini. Apakah tahun depan saya akan ikut kompetisi ini lagi? Belum tau juga, bisa jadi saya sudah berada di belahan dunia lainnya. ahahahaha *diakhiri dengan tertawa ala pahlawan bertopeng*


Hadiah dari NESO Indonesia

------------------
Facts: Ini kedua kalinya saya jadi pemenang di kompetisi menulis. Apa saya ada potensi jadi penulis, sejauh ini saya berpotensi sekali nulis syntax program :))))

Sunday, May 12, 2013

Netherlands: The Land of I.D.E.A



Ideas are the beginning points of all fortunes.” – Napoleon Hill

Saya tidak mampu membendung rasa kagum saya terhadap Negara yang dimana untuk pertama kalinya sebuah Negara membuat daratannya sendiri. Orang-orang belanda benar-benar memiliki IDE luar biasa untuk mengubah keterbatasannya menjadi sebuah kekuatan baru. Bahkan hal ini mungkin saja tidak pernah terpikir oleh Negara lain.

Lalu saya coba untuk menjawab sebuah pertanyaan saya,yaitu “Seperti apa lagi IDE yang ada di Belanda?”

Idea atau ide memainkan peranan penting dalam lahirnya karya-karya inovatif di Belanda. Dari karya-karya tersebut Belanda mencuat sebagai kekuatan baru di berbagai sektor yang ada di dunia. Inovasi tiada henti dari Negeri Kincir Angin ini membuatnya menyabet gelar sebagai Most Innovative EU Country (urutan 5), dan menempati urutan ke 6 negara terinovatif berdasarkan Global Innovative Index (GII) di tahun 2012.


Ide dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah rancangan yang tersusun di pikiran. Dari ide inilah menyebabkan timbulnya konsep, yang menjadi dasar segala macam bentuk pengetahuan dan inovasi. Ya seperti itulah ide yang kita pahami selama ini. Tapi di Belanda, ide atau idea yang berasal dari buah pikiran manusia mampu menghasilkan I.D.E.A yang menjadi akar lahirnya para pioneer di Negeri itu! 

I.D.E.A sendiri merupakan singkatan dari Inventors, Discoverers, Entrepreneurs and Artists. Mari kita menilik satu persatu seperti apa I.D.E.A yang ada di Belanda.

Inventors
Penemuan dari Belanda dapat dikategorikan sebagai hal yang fantastic karena manfaat yang besar bagi kehidupan di  dunia. Lihat saja di abad ke 16 – 17 orang Belanda sudah menemukan mikroskop, teleskop, dan thermometer merkuri. Alat-alat ini menjadi cikal bakal alat-alat ilmiah modern pada masa sekarang ini. Pada tahun 1957, Dr. Willem Johan Kolff yang merupakan seorang pioneer di bidang organ buatan (artificial organ) melakukan implantasi jantung buatan kepada seekor anjing. Kolff dikenal sebagai Bapaknya Artificial Organs dan juga sebagai salah satu fisikawan paling penting di abad ke 20. Dan tentu saja Kolff adalah seorang Belanda.

Discoverers
Sebagai orang Indonesia tentu kita tahu betul Negara yang berada di bagian selatan Indonesia, yang sekaligus merupakan sebuah benua. Yap, Australia. Australia dan juga Selandia Baru adalah wilayah yang ditemukan oleh penjelajah asal Belanda, Abel Tasman pada abad ke 17. Orang-orang Belanda sepertinya memang terpacu untuk menemukan hal baru, lihat saja sederet nama wilayah dan pulau yang telah ditemukan oleh orang-orang Belanda sebagai berikut: New Ireland (island), Tasmania, Fiji, Samoa, Hoorn Islands, dan Orange Islands. Penemuan ini adalah buah perjalanan dari orang Belanda.

Entrepreneurs
Kenal dengan Philips? Perusahaan lampu terkemuka yang ada di Dunia. Philips merupakan salah satu dari banyaknya contoh sukses kisah entrepreneurship yang ada di Belanda. Belanda berisikan penduduk yang terkenal memiliki jiwa berwirausaha paling tinggi di antara Negara-negara di Eropa lainnya. Di dunia, Belanda menempati urutan ke 5. Dari orang-orang Belanda berusia dari 18 hingga 64 tahun, 7,2% dari mereka memiliki start-up company atau sedang merencanakan untuk membangun sebuah perusahaan baru. Orang-orang Belanda yakin bahwa dengan menjadi seorang entrepreneur adalah cara terbaik untuk membangun karir. Dari sinilah inovasi terhadap produk dari perusahaan dibangun dan semakin berkembang, sehingga menjadi dasar untuk dapat berperan besar di persaingan pasar internasional.

Artist
Karya seni Belanda di bidang lukis sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah, jika mengingat para pelukis-pelukis besar yang berasal dari Belanda seperti  Rembrandt, Vermeer Jan, Jan Steen, Vincent van Gogh atau Piet Mondriaan.

Semoga kita juga mampu melahirkan ide inovatif dan mencapai kesuksesan seperti “The Land of I.D.E.A” Belanda!

Friday, April 12, 2013

The Smart Highway, Silahkan Cemburu pada Belanda.

Berkendara saat malam gelap dan malam di musim salju bisa menjadi permasalahan sendiri bagi pengendara di jalan raya di wilayah 4 musim. Menurut National Highway Traffic  Safety Administration (NHTSA), USA bahwa 49% kecelakaan yang fatal terjadi pada saat malam hari. Hal ini diperparah lagi jika pengendara tidak familiar dengan jalan tersebut, berkendara terlalu cepat, mabuk, dan tidak mengenakan sabuk pengaman. Pencahayaan yang terbatas pada saat malam hari menjadi permasalahan tersendiri bagi pengendara dalam mengambil keputusan di jalan raya. Meskipun sebenarnya setiap kendaraan telah dilengkapi headlight yang dapat membantu penglihatan para pengendara. Mayoritas pengguna jalan berkendara dengan mengandalkan penglihatannya, oleh sebab itu setiap pengendara harus sangat berhati-hati selama berkendara di malam hari.

 Prototipe Smart Highway pada acara Dutch Design Awards

Sebuah konsep futuristik bernama Smart Highway akan segera diimplementasikan di Belanda pada pertengahan tahun 2013. Konsep ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengendara pada waktu malam, tetapi juga bertujan untuk melakukan penghematan energi. Tujuan tersebut menjadikan jalan raya ini ramah terhadap lingkungan. Konsep dari jalan raya ini diprakarsai oleh Studio Roosegaarde dan Heijmans Insfrastructure. Smart Highway berhasil memenangkan kategori Best Future Concept di Dutch Design Awards. Ketika banyak pemenang lomba serupa hanya terhenti disana, tetapi Smart Highway tidak demikian, konsep ini akan benar-benar diimplementasikan.


 Penanda jalur yang bercayaha pada malam hari


Cahaya berupa kepingan salju saat temperatur rendah

Electric Priority Lane


Glow-in-the-Dark Road pada Smart Highway akan menampilkan pemisah jalur yang dapat bercahaya , tidak seperti pemisah jalur pada umumnya, Smart Highway menggunakan pemisah jalan yang terbuat dari cat photoluminescent. Cat ini bekerja dengan menyerap cahaya selama siang hari yang kemudian memancarkan sinar yang diserapnya tadi di waktu malam. Dengan adanya cat temperature-sensitive pada Smart Highway akan menampilkan kepingan salju yang bercahaya jika suhu berada di bawah titik beku untuk memperingatkan pengendara terhadap kondisi beku yang mungkin terjadi pada lintasan yang dilalui pengendara. Should we feel jealous of The Smart Highway? Tunggu sebentar, karena kemampuan yang dimiliki oleh Smart Highway tidak hanya itu saja. Dengan mengusung konsep ramah lingkungan, Smart Highway menyediakan jalur khusus dengan nama Electric Priority Lane yang memungkinkan pengendara untuk mengisi ulang daya kendaraan bertenaga listrik selama berada di jalur tersebut. Selain itu, terdapat juga Interactive Light dan Wind Light yang memberikan pencahayaan dengan cara yang tidak kalah mengagumkan. Interactive Light hanya memancarkan cahaya pada saat terdapat kendaraan yang melintas di dekatnya, dan Wind Light yang memanfaatkan tenaga angin dari hembusan angin yang dihasilkan dari lalu lintas kendaraan yang melaju disekitarnya untuk menghasilkan daya listik guna menyalakan lampu penerangan.







Wind Light

 Interactive Light

Dibalik terciptanya konsep yang ‘keterlaluan’ ini adalah seorang bernama Daan Roosegaarde. Pria yang lahir di Nieuwkoop tahun 1979 ini merupakan founder dari Studio Roosegaarde yang menjadi pioneer terciptanya konsep Smart Highway. Daan Roosegaarde menyebutkan bahwa Studio Roosegaarde adalah ‘pabrik mimpi’ untuk desain interaktif. Melalui studio ini, Daan Roosegaarde tidak hanya mewujudkan mimpinya di bidang desain interaktif, tetapi juga memberikan solusi yang luar biasa untuk banyak orang yang akan menikmati hasil karyanya. Daan Roosegaarde adalah salah satu bukti bahwa Belanda merupakan negerinya para pioneer. He is the Dutch Pioneer and please feels jealous of him.


Daan Roosegaarde (kiri) dan Direktur dari Heijmans (kanan)